top
   
 
3 Kali Cabuli Tetangga Kosnya Anak Dibawah Umur, SBS Dipoliskan

KUPANG-SI. Kasus percabulan anak dibawah umur, kembali terjadi di Kota Kupang. Kali ini menimpa korban Mawar (Nama samaran, red) yang masih berumur 9 (Sembilan) tahun, beralamat di Gang Tabelak, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Korban dicabuli sebanyak tiga kali oleh pelaku SBS (43), yang adalah tetangga kosnya sendiri.

Informasi yang diperoleh media ini melaporkan, SBS mengaku melakukan aksi cabul terhadap korban karena dirinya nafsu. Kejadian pertama kali dilakukan sejak November 2019 hingga berlanjut pada kali ketiga, tepatnya Jumat, ( 27/03/2020) pukul, 13.45 wita bertempat di dalam kamar kos milik Obet Talan Kelurahan Oepura.

Sementara informasi lain dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT sebagai pihak yang ditunjuk mendampingi pelaku menyebutkan, aksi cabul pelaku ini selalu terjadi pada siang hari saat korban lagi tidur bersama anaknya di dalam kamar kos. Saat itu pelaku masuk ke kamar kos dan membuka celana dalam korban lalu menggosok – gosokan kemaluannya pada bibir vagina korban.

“Pelaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali dengan menggosok-gosokan kemaluannya ke bibir vagina korban. Pada kejadian pertama dan kedua, pelaku selalu memberikan uang Rp. 5000 dan Rp.10.000. Sedangkan pada kejadian ketiga kali diketahui anaknya sendiri sehingga pelaku berhenti melakukan aksinya.

“Alasannya pelaku karena dia nafsu melihat pelaku dan anaknya tidur bersama”. Ungkap Zet Missa,SH dari Tim LBH Surya NTT kepada media ini, Kamis (7/05/2020).

Menurut Zet Missa, kasus percabulan ini telah dilaporkan ke Polsek pada (28/03/2020) dengan Nomor Laporan Polisi : LP/ B/53/III/ 2020 Sektor Maulafa. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan percabulan, dan pelaku sudah ditangkap serta ditahan di ruang sel tahanan Poleskta Maulafa .

“Proses penanganannya sesuai informasi dari penyidik bahwa kasusnya berdasarkan petunjuk jaksa sudah sampai pada tahap P18″. Kita harapkan kasusnya segera diproses agar korban bisa mendapat keadilan dan kepastian hukum”. Harap Missa. (TIM)

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Sun, 10 May 2020 12:29:24 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 147 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas