top
   
 
Diduga “Kongkalikong” Menangkan CV Echa, Pokja 18 BMP Container Arm Roll Kota Kupang Digugat

KUPANG-SI.  Diduga melakukan perbuatan melawan hukum terkait pengumuman  pemenang tender proyek  Belanja Modal Pengadaan (BMP) Container Arm Roll Tahun Anggaran 2020  yang memenangkan CV Echa, Pokja 18  pada  Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan  (DLHK) Kota Kupang, akhirnya digugat Direktur CV. Terang Abadi, Siauliana, ST.

Fakta yang terkuak sebagaimana dibeberkan Direktur CV. Terang Abadi  kepada media KPK,  mengindikasikan  cara kerja Pokja 18 yang  diduga melakukan kesalahan yang  menabrak aturan pada evaluasi, khususnya  terkait syarat  Teknis Kualifikasi Penyedia Barang.

“Harusnya pada saat evaluasi, CV Echa harus  gugur karena tidak memenuhi  kualifikasi  sebagaimana diterangkan dalam  kerangka acuan  yang mengacu pada dokumen lelang No: 03/DLHK/Pokja – UKPBJ/ KK2020 Tanggal 13 Maret 2020″. Tegas Siauliana  di Kantor pengacara Herry. F.F Battileo, SH,.MH, Kamis (7/05/2020).

Menurutnya, pihaknya  telah mengambil langkah hukum,    menggugat perbuatan melawan hukum yang dilakukan Pokja 18  atas dugaan perlakuan khusus hingga meloloskan CV Echa  sebagai pemenang  dalam Evaluasi Kualifikasi Teknis Penyedia Barang pada paket pengadaan Container dengan nilai kontrak, Rp.  1. 799. 600. 000.

Pasalnya lanjut  Siauliana,  setelah  melakukan verifikasi, pihaknya tidak menemukan pemenang tender atas nama CV Echa yang beralamat di Jalan Fetor Funay, GG Tabelak No 3 Oepura – Kupang (Kota).

“Kami menolak hasil penetapan pemenang tender dan menempuh jalur hukum  atas  dugaan   perbuatan melawan hukum yang dilakukan Pokja 18 melalui Kantor Pengacara Herry F.F Battileo, SH,. MH”. Ungkapnya.

Herry Battileo, saat dimintai tanggapannya terkait  kasus ini mengatakan,  pihaknya  telah menerima laporan kasus dimaksud dan akan mempelajarinya guna   mengambil langkah hukum.
Herry menegaskan,  sebagai pihak yang diberi kuasa, sudah tentu kami akan  membela kepentingan klien  yang  merasa dirugikan dalam kasus ini.

Artinya jika penetapan pemenang tender oleh Pokja 18 yang memenangkan CV Echa  menabrak aturan dan ada dugaan “kongkalikong”  yang merugikan klien kami, maka kami akan mengambil langkah hukum menggugat pihak-pihak  yang terlibat.

“Yang pasti kami sedang mendalami kasusnya dan siap mengambil langkah hukum”. Tandas Advokat Peradi ini .

Sementara itu pihak Pokja 18 Belanja Modal Pengadaan Container sebagaimana informasi yang diterima KPK, telah memberikan tanggapan sanggahan balik atas sanggahan CV Terang Abadi  pada (30/4/2020). (TIM)

Kategori : Politik dan Hukum, Tanggal Post : Sun, 10 May 2020 12:31:42 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 588 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 1 ]
  • Robin, Thu,30 jul 2020 12:47:34 pm
    Appreciate the recommendation. Will try it out.
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas