top
   
 
Sengketa tanah berkunjung saling bunuh di Loboko

Ende-SI. Kasus pembunuhan kini marak terjadi dan nyawa sudah tidak ada artinya lagi. Menghilangkan nyawa orang adalah solusi yang terakhir dalam menyelesaikan persoalan. Peristiwa pembunuhan dalam sengketa tanah yang terjadi di Ende bertepatan dengan eksekusi tanah. Sehingga peristiwa luput dari perhatian keamanan dalam hal ini adalah kepolisian.

     Ketika seluruh perhatian baik dari aparat keamanan dan masyarakat tertuju pada proses eksekusi tanah di seputaran Jalan Wirajaya dan Melati Ende, pada waktu yang bersamaan sebuah kejadian kasus sengketa tanah justru menelan korban jiwa. Kurang lebih 4 Km kearah Timur kota Ende tepatnya di Desa Lokoboko Kecamatan Ndona, terjadi pembunuhan terkait dengan persoalan tanah. Korban yang tewas adalah Akbar Amir Nggare (40) menderita luka bacokan di kepala dan tewas di tempat, sementara iparnya Umar Hasan Kota (30) mengalami putus keempat jari tangan kanannya dan segera dilarikan ke RSUD Ende saat itu. Peristiwa tersebut terjadi akibat perkelahian yang tidak seimbang antara kedua bersaudara. Korban dan pelaku yang adalah warga dari Ndona yang berjumlah puluhan orang bersenjatakan parang dan panah, yang telah terlebih dahulu membakar sebuah rumah tidak jauh dari rumah korban. Menurut Kapolres Ende, AKBP. Bambang Sugiarto, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembunuhan tersebut. Pihaknya masih mengusut penyebab kejadian tersebut. (vinsensius patno)

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Sat, 13 Mar 2010 03:47:33 AM, Kontributor : vinsensius patno, Dibaca : 2325 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas