top
   
 
TANJUNG PRIUK BERDARAH AKIBAT PENGGUSURAN MAKAM MBAH PRIUK

Jakarta-SI. Tanjung Priuk berdarah lagi dan korban jiwa baerjatuhan akibat dari kerusuhan Koja. Kerusuhan ini sampai dengan  pukul 08.00, korban berjumlah  130 orang. Korban-korban tersebut terdiri dari Satpol PP 66 orang, anggota Kepolisian 10 orang, dan warga 54 orang, dan  6 orang warga dirujuk ke rumah sakit lain yaitu RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) dan rumah sakit Tarakan Jakarta Pusat.

Kondisi sekitar RSUD Koja Jakarta Utara sampai malam ini masih ramai dipenuhi oleh warga yang bersengketa ataupun warga lain yang ingin melihat dari dekat korban dari  peristiwa yang terjadi kemarin yakni penggusuran makam mbah Priuk tetapi telah diklarifikasi oleh wagub DKI Jakarta Prijanto, sebagai usaha untuk merenovasi lokasi di sekitar makam dan bukan untuk menggusur. Demikian dikatakan dalam wawancaranya di salah satu tv swasta.

Mbah priok adalah nama dari Habib Hasan bin Muhammad Al- Haddad. Dari situlah sejarah Tanjung Priuk yang kita kenal sekarang ini.

Penjagaan yang sangat ketat di pintu masuk ruang gawat darurat oleh petugas keamanan rumah sakit membuat kami hanya berjaga jaga di depan pintu untuk mendapat informasi tentang korban kerusuhan. Kurang lebih 30 menit setelah kami berada di rumah sakit, salah seorang  pasien korban kerusuhan dirujuk ke rumah sakit Tarakan Jakarta pusat.

Kami berhasil menjumpai deputi operasi Mabes Polri Irjen S.Y Wenas yang keluar dari ruang instalasi gawat darurat. Wenas mengatakan sikap Mabes Polri terkait dengan peristiwa ini akan datang ke lokasi besok hari tanggal 15-04-2010  hari ini untuk memberi himbauan agar warga masyarakat jangan takut.

Beberapa warga yang kami temui terkesan tidak senang dengan tindakan dari Satpol PP yang memukuli anak umur belasan tahun yang baru saja selesai pengajian.

Jalan raya Jampea tepatnya di depan RSUD Koja hanya digunakan 1 jalur saja, karena 1 jalur lagi tidak dapat di lewati kendaraan disebabkan adanya 1 kendaraan truk dari kepolisian yang dirusak dan dalam kondisi terbalik menutupi jalan.

Sementara sepanjang jalan yang menuju lokasi makam dipenuhi oleh pecahan pecahan kaca dan kendaraan kendaraan yang dirusak dan di bakar oleh warga masyarakat. Api masih menyala di antara kerangka kendaraan kendaraan tersebut. Terdapat 51 kendaraan (mobil-red) yang terdiri 7 truk kepolisian, 35 mobil bak terbuka, 3 truk Satpol PP, 1 water canon, 2 bus kepolisian, 2 trailer, 2 crane dan beberapa sepeda motor.

Suasana cukup mencekam disekitar lokasi ini dan terlihat para anggota PMI masih terus menyisir lokasi untuk memeriksa apakah masih ada korban lain atau tidak. Karena sebelumnya telah ditemukan 1 korban lagi yang bernama W. Supono dari Satpol PP.

Beberapa saat kemudian warga berlari lari mengikuti kendaraan yang menuju ke arah makam dan terakhir diketahui yang baru saja tiba adalah Yenni Wahid (putri dari Alm. Abdurrahman Wahid). Yenni langsung memasuki lokasi makam dan berzikir serta menghimbau para warga yang ada agar "Kekayaan lokal dan budaya harus dilindungi apalagi yang memiliki nilai sejarah dan emosional. Tetapi jangan terjebak pada anarkis dan jangan terjebak pada pengrusakan, karena hal itu akan mencoreng diri sendiri dan akan diperhadapkan oleh hukum." Dia juga menambahkan agar masyarakat harus tenangkan diri, dia berharap agar pemerintah tetap melindungi warga.(Meisye Elizabeth)

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Thu, 15 Apr 2010 20:01:55 PM, Kontributor : Meisye Elizabeth, Dibaca : 1818 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas