top
   
 
KAPANKAH MASALAH LOTAS SELESAI ?

Atambua-SI. Ketidak - hadiran Pemerintah Timor Tengah Selatan (TTS) bersama  Tim Independen penyelesaian masalah batas lotas Kabupaten TTS dan  Kabupaten Belu hanya melalui fia SMS pada telepom genggam milik Kepala Biro Pemerintahan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Demikian penyampaian awal dari Kepala Biro Pemerintahan  NTT Richard Djami dalam pengarahan awal di Tafatik Nai Usu, Kecamatan Rinhat.    Dijelaskan bahwa Ketidakhadiran Pemerintah TTS dan Tim Independennya menjadi tanggung jawab Pemerintah Propinsi  untuk saling komunikasi dan berkoordinasi pada pertemuan lanjutan berikutnya. ” Harusnya ketidakhadiran seperti ini secara mekanisme pemerintahan harus melalui pemberitahuan terdahulu secara tertulis, selain itu ketidakhadiran seperti ini maka menjadi hal rumit bagi kita semua. ” ungkap Kepala Biro kesal, dengan menambahkan saya patah semangat apapun ketidakhadiran itu harusnya ada alasan.

       Kepala Biro mengatakan persoalan batas lotas sudah bersepakat untuk  penyelesaiaanya sepenuhnya diserahkan kepada Tim Independen baik TTS maupun Kabupaten Belu yang diketuai oleh Nai Kaberan Rai dengan mengantongi SK dari Gubernur NTT  dengan jumlah anggota 36 orang tokoh adat yang ada pada dua kabupaten. ”Apapun keputusan dari dua tim ini hukumnya wajib dihormat oleh Pemerintah dan masyarakat dua kabupaten ini , ”tandasnya.

          Ketua Tim Independen Romanus J.S. Nenometa (Kaberan Rai)  mengatakan harusnnya Tim Independen dari TTS hadir untuk membicarankan persoalan ini secara adat dari hati ke hati. ”Kalau tidak hadir seperti  ini merupakan bentuk ketidakpercayaan rakyat terhadap kita sebagai pemangku adat di wilayah ini baik Lotas Belu dan TTS, ”ungkap Kaberan Rai.

       Dikatakan Kaberan Rai Tim Independen ini merupakan kepercayaan dari Pemerintah Propinsi  NTT melalui SK Gubernur kepada kita sebagai pemangku adat untuk menyelesaikan batas lotas tanpa ada intervensi  pemerintah dua Kabupaten. ”Pada kesempatan ini saya mau katakan pertemuan kedua Tim Independen dari TTS tidak hadir dan pada pertemuan ketiga tidak datang lagi, secara tegas saya menentukan batas lotas, ” tegas Kaberan Rai.

          Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Belu, Tim Independen dari Kabupaten Belu, Kepala Kesbangpol Kab, Belu,  para Fukun yang ada di Nai Usu,  para Kepala Desa se Kecamatan Rinhat, dan masayarakat Rinhat. ( anis ikun ).

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Sat, 03 Jul 2010 11:39:40 AM, Kontributor : anis ikun, Dibaca : 1734 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas