top
   
 
SKB DIDUGA FIKTIF DARI KABUPATEN ATAMBUA NTT

Atambua-SI. Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) batu mangan di kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur diduga faktif. Buktinya?. Batu mangan yang dimuat diatas kapal dari Pelabuhan Atapupu   ke pelabuhan tujuan Surabaya- Jakarta itu hanya menggunakan surat keterangan biasa dari gudang stok pile bukan SKAB .

Hal ini diungkapkan anggota Komisi A. DPRD Provinsi NTT, Ferry Kase, SH kepada Wartawan Surya Inside seusai pengresmian Apotek K 24 Pasar Baru Atambua , siang pekan lalu.

Menurut Ferry Kase dari Partai HANURA Kabupaten Belu ini, mengatakan, mangan yang dieksplorasi itu, sebenarnya  melanggar aturan . “ Semua pengiriman batu mangan dari pelabuhan Atapupu ke pelabuhan tujuan Pelabuahan Surabaya- Jakarta itu ada yang  memiliki SKAB  Fiktif . Karena yang namanya eksploarasi itu barang yang diberangkatkan ke Surabaya- Jakarta hanya sebatas untuk teliti, bentuk, dimensi, serta informasi mengenai lingkungan sosial dan lingkungan hidup bukan untuk dijual belikan atau diperdagangkan” tegasnya.

“Ada investigasi dari Polda Jawa Timur bahwa SKAB itu fiktif, makanya para pengusaha muat batu mangan lewat pelabuhan Atapupu itu ada yang tidak memakai SKAB itu. Untuk itu, saya harapkan agar unsur pemerintah Kabupaten Belu segera selidiki pengiriman batu mangan yang dilakukan para pemegang Isin Usaha Pertambangan itu.”harap Kase.

Ferry Kase lebih lanjut menjelaskan, di Provinsi Nusa Tenggara Timur belum ada instansi yang  berwenang untuk mengeluarkan SKAB itu. Seyogianya, yang berwenang untuk mengeluarkan SKAB itu adalah dinas Perindustrian dan Perdagangan  tetapi belum ada kualifikasi untuk mengeluarkan SKAB . Selama ini muat batu mangan diantar pulaukan ke Surabaya – Jakarta  para agen pengusaha batu mangan hanya pakai surat keterangan biasa dari bupati Belu. “ Dan ini menurut saya tidak sah. Dan ini terindikasi bahwa  ada mavia  antara pengusaha mangan dan instansi tertentu di kabupaten Belu” tegas Ferry.

Mavia seperti ini menurut Ferry, sebenarnya  tidak perlu terjadi di kabupaten Belu karena sangat melanggar aturan hukum yang berlaku. Karena yang seharusnya proses batu mangan itu baru saja sampai tahap eksplorasi bukan produksi penjualan secara besar-besaran  oleh masyarakat pemilik batu mangan kepada para agen pengusaha  investor batu mangan . Dan lebih aneh lagi, bukanya masyarakat yang tetapkan harga batu mangan tetapi para pengusaha dan instansi pemerintah setempat . ini terjadi mavia apa ?” tanya  Ferry .

Ferry Kase pun tegaskan kepada pemerintah daerah dan DPRD Belu untuk segera terbitkan Peraturan Daerah tentang Mangan dan perlu substansinya memihak kepada masyarakat. Perda itu inisiatif dari pihak pemerintah diajukan RAPERDA ke DPRD  baru sama-sama bahas” harap nya.

Ketua DPRD Belu , Simon Guido Seran kepada Wartawan SI di gedung DPRD Kabupaten Belu menegaskan, seharusnya pemerintah daerah yang akan mengajukan RAPERDA tentang Mangan. Tetapi hingga saat ini pemerintah Daerah belum  ajukan . “ Kita mau bahas apa? Kalau pemerintah daerah tidak proaktif untuk buat PERDA tentang batu mangan. Amdal saja sebagian para pengusaha investor batu mangan tidak memiliki. Sementara lingkungan terus mengalami kerusakan yang tak terhindarkan” tegasnya. Kepala Dinas Pertambangan dan  Energi Kabupaten Belu, Antonius Suri kepada SI ruang kerjanya, menepis bahwa, semua pengusaha  batu mangan yang melakukan pengiriman dan muat batu mangan lewat pelabuhan  Atapupu semua dokumen komplot termasuk SKAB itu. “ Kalau sampai terjadi pengiriman dan muat batu mangan tidak ada SKAB itu adalah pengusaha illegal . Karena pengusaha yang muat batu mangan dan kirim ke pelabuhan  tujuan itu, semua dokumen diperiksa oleh bea Cukai, dan perugas pelabuhan, termasuk Polri, dan dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Belu” tegasnya.( agustinus bobe)  

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Sat, 03 Jul 2010 14:11:48 PM, Kontributor : agustinus bobe, Dibaca : 2746 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas