top
   
 
WARGA KAYU PUTIH PALSUKAN TANDA TANGAN DAN CAP LURAH

KUPANG – SI.  Himpitan ekonomi keluarga yang kian menekan membuat seseorang melakukan berbagai hal, Fredy Kenlee, warga Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang memalsukan tanda tangan dan cap lurah Liliba, Margaritha M.Malelak dan Lurah Kelapa Lima, Marselina Nahak.

Aksi pemalsuan yang dilakukan Kenlee tersebut diantaranya dengan membuat kegiatan dadakan yang membutuhkan dana. Untuk itu dia membuat proposal pertandingan di kedua kelurahan itu. dan untuk melegalkan proposal yang terbilang gelap itu, dia memalsukan tandatangan kedua lurah tersebut dan cap kelurahan di masing-masing kelurahan itu.

Kopian proposal yang berhasil diperoleh wartawan saat pelaku diamankan pihak pemerintah Kelurahan Liliba bersama LPM kelurahan itu di Kantor Kelurahan itu.

Pelaku membuat dua proposal masing-masing proposal untuk pertandingan bola kaki di Kelurahan Liliba denga nama Club Liliba Unirted (LU). Dalam proposal itu tertera kordinator, Abbas Lumba, Pelatih, Indra S.Saputra dan  penanggung jawab : Soleman Klau serta Lurah Liliba, Margaritha M.Malelak.

Sedangkan proposal untuk pertadingan bola kaki di kelurahan Kelapa Lima dengan nama Kelapa Lima United (KU) dalam proposal itu tercantum Kordinator, Leksi Oematan,  Pelatih, Ari Suptiono dan penanggung jawab Jony Jenatu dan Lurah Marselina Nahak.

Kedua proposal tersebut diduga kuat pelaku menggunakannya untuk mencari uang untuk kepentingannya sendiri sebab dalam proposal tersebut tertera sejumlah nama yang telah memberikan bantuan yang diperkirakan mencapai Rp8 juta lebih.

Sejumlah yang memberikan bantuan tersebut diantaranya, Asisten Satu setda Provinsi Nusa Tenggara Timur Rp1,5 juta, mantan kepala bagian keuangan NTT, Ovi Wila Huki sebesar Rp1 juta serta beberapa pejabat lainnya di lingkup Pemprov NTT.

Terhadap ulah Kenlee tersebut, Lurah Liliba yang ditemui wartawan di kantor Kelurahan Liliba mengatakan, dikelurahan itu saat ini tidak sedang menyelenggarakan pertandingan bolak kaki dan dia tidak tahu menahu soal proposal itu.

“ saya tidak pernah tandatangan di itu proposal dan tandatangan saya yang dia tiru tidak seperti itu. kalau stempel kelurahan tidak seperti itu,”terangnya.

Senada dengan dia, Ketua LPM kelurahan Liliba, Rony Lotu yang ditemui wartawan di kantor Liliba saat dirinya menginterogasi pelaku mengatakan, pelaku adalah pemain lama.

“ Tahun lalu kami buat pertandingan dan mengajukannya ke pak Yos Mamulak, tetapi sampai di sana pak Yos Bilang ada yang sudah datang ambil uangnya. Jadi kami sudah cari dia sejak lama. Dia sering berulang-ulang seperti ini dengan bawa proposal ini ke pak Yos Mamulak,”katanya.

Dia menambahkan, pelaku yang berhasil ditangkap pihaknya itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Kami sudah melaporkan ke pihak Kepolisian untuk diproses sesuai aturan yang berlaku. Karena kalau tidak diproses secara hukum bisa saja dia melakukan pemalsuan terhadap kelurahan-kelurahan yang lain,”tandasnya

Selain itu dia menambahkan, nama-nama pemain yang dicatut pelaku dalam proposal itu bukan warga kelurahan itu.

“ Saya ketua pemuda di kelurahan ini, tidak ada warga saya yang namanya seperti yang dia tuliskan itu,”terangnya.

Sementara itu, lurah Kelapa Lima, Marselina Nahak melalui kasie Pelum Kelurahan itu, Rudy Porsiana saat ditemui wartawan di Kupang  mengatakan, tandatangan dan cap kelurahan yang tertera dalam proposal tersebut murni pemalsuan.

“ Tandatangan lurah dan cap kelurahan dalam proposal itu, semuanya palsu,”tandas Porsiana.

Sementara itu, pelaku, Fredy Kenlee yang diamankan petugas kelurahan Liliba, saat ditemui wartawan di kantor Kelurahan itu, mengakui kesalahannya.

 “ saya memang salah, tetapi saya bawa orang punya proposal,”ujarnya.

Ditanya soal orang yang memerintahnya untuk mengantar proposal itu, dia tidak menjawabnya.(Herry.B).

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Sun, 04 Jul 2010 00:09:58 AM, Kontributor : Herry.B, Dibaca : 2761 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas