top
   
 
TEWAS DITIKAM SAAT MALAM NATAL

SI-Kupang. Perayaan Natal di Kota Kupang, ternoda dengan perkelahian antar pemuda yang terjadi di wilayah Kelurahan Sikumana, Jalan H.R Koroh, tepatnya di depan Mesjid Darusalam Sikumana.

Korban tewas dan satu korban luka akibat ditikam menggunakan benda tajam. Sementara dua korban lainnya diduga mengalami luka tembakan senjata api.

Korban tewas bernama Yusuf Hendra Nokas (24) warga RT 034/RW 013 Airlobang II Sikumana. Tiga korban luka yakni Imel Nubatonis (22) mengtalami luka tusukan di bagian pinggang kiri sebanyak satu kali dan belakang kanan sebanyak dua kali.

Sementara Ferdi Malaipada (25) mengalami satu luka tembak pada bagian belakang kanan dan Edi Moring (21) mengalami luka tembak pada kaki kiri. Sesuai hasil rintcen peluru masih bersarang di tubuh kedua korban sehingga harus dioperasi.

Kasus ini bermula ketika terjadi saling serang menggunakan batu antar dua kelompok pemuda. Kemudian korban tewas Yusuf Hendra Nokas mendapat tusukan menggunakan pisau hingga terkapar. Melihat temannya dibantai, Imel Nubatonis berusaha menyelamatkan Hendra. Namun dia juga mendapat serangan dari pelaku yang kemudian diketahui bernama Melki Lani (27), yang juga warga Sekumana yang telah menyerahkan diri ke polisi.

Usai menikam kedua korban, pelaku kabur, sehingga teman dan saudara korban berusaha menyelamatkan korban dengan membawa kedua ke rumah sakit. Namun nyawa Yusuf Hendra Nokas tidak tertolong. Selang beberapa saat kemudian, sekelompok pemuda dari kobu korban mendekati kelompok pelaku sehingga kembali terjadi aksi saling serang. Dan buntutnya, dua orang pemuda dari kubu korban menjadi korban luka tembak.

Kasus ini masih diselidiki pihak kepolisian sektor Maulafa untuk mengungkap pelaku penembakan. Kapolsek Maulafa, IPTU Veronika Beribe saat dikonfirmasi Timor Express (Grup JPNN) mengakui adanya peristiwa yang memakan korban itu. Menurut dia, pelaku penikanan telah ditahan, sementara dugaan penembakan masih dalam penyelidikan sambil menunggu hasil operasi kedua korban.

"Pelaku penikaman, Melki Lani sudah di tangan polisi dan dititipkan di sel tahanan Polresta Kupang. Namun untuk kasus penembakan, kita belum pastikan karena masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Salah satu saudara korban meninggal, Yan Nokas kepada koran ini saat ditemui di rumah duka menegaskan, pihak keluarga tetap menuntut kasus ini diproses secara hukum. Namun Yan mengaku sebagai keluarga korban, pihaknya tidak menaruh dendam kepada pelaku. "Kita sudah serahkan kepada polisi, sehingga tidak ada demdam karena kita percayakan kepada penegak hukum untuk selesaikan," tandas Yan.  Pantauan Timor Express, ketiga korban masih dirawat di kelas tiga sal pria RSU Prof. W.Z.Johannes Kupang.

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Mon, 27 Dec 2010 14:56:58 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 1932 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas