top
   
 
Penjabat Bupati Malaka Lakukan Koordinasi Dengan Bupati Belu Induk

Atambua-SI.Penjabat Bupati Malaka Herman Nai Ulu, SH, M.Hum menggerlar pertemuan dengan Bupati Belu Drs. Joacim Lopez di kantor Bupati Belu pekan lalu. Dalam pertemuan itu, Penjabat Bupati Malaka  meminta dukungan masyarakat di wilayah Kabupaten Malaka untuk sama-sama menata dan membangun Malaka kedepan baik pembangunan dibidang infrastruktur jalan, penataan  kota  maupun birokrasi.

Demikian ditegaskan Penjabat Bupati Malaka Herman Nai Ulu ketika melakukan pertemuan dengan Bupati Belu, Drs Joachim Lopez, Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus,  BA, Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Drs. Petrus Bere, MM di ruang kerja bupati Belu, Sabtu,(27/4/2013) pekan kemarin.

Herman mengatakan, sebelum dirinya melaksanakan tugasnya sebagai penjabat bupati Malaka, dirinya merasa perlu untuk melakukan koordinasi dengan Bupati Belu sebagai kepala daerah Kabupaten Induk guna meningkatkan hubungan kerjasama dalam menjalankan pemerintahan di Malaka yang berbatasan langsung dengan  negara  RDTL.

"Saya merasa sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Belu sebagai Kabupaten Induk ,DPRD Belu dan masyarakat Kabupaten Belu dan masyarakat Malaka . Sebab, Kabupaten Malaka tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan dari Kabupaten Induk dan masyarakat. Untuk itu, saya sangat mengharapkan  dukungan dari semua pihak untuk sama-sama membangun Malaka kedepan yang lebih baik," tuturnya.

“Untuk penempatan personil di Kabupaten Malaka, saya tidak bisa sendiri yang menentukan tetapi perlu ada konsultasi khusus dengan Pemerintah Kabupaten  Belu sebagai kabupaten induk Karena PNS yang telah  disaring Bupati Belu, Drs. Joacim  Lopez untuk mengabdi di Kabupaten Malaka itu, tentunya sudah memiliki keahlian sendiri-sendiri. Tidak mungkin dari Kabupaten Induk sudah tentukan, pejabat ini akan menduduki jabatan ini, lalu saya pasang atau tempatkan tidak sesuai dengan keahliannya. Misalkan, PNS itu di Kabupaten Belu, dia memiliki keahlian di bidang peternakan, lalu saya pasang di perhubungan, itu mustahil," kata Herman

ia mengatakan, selain sebagai penjabat Bupati Malaka, ia juga masih menjabat sebagai Kepala BPMPD Provinsi NTT  sehingga dirinya akan membagi waktu sebaik mungkin agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar.

"Saya akan membagi waktu untuk menjalankan tugas pokok sebagai Kepala BPMPD di Provinsi dan sebagai penjabat bupati Malaka seoptimal  mungkin. Dua hari di kupang dan empat hari di Kabupaten Malaka. Intinya saya akan berusaha  membagi  waktu untuk   memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat di provinsi maupun di Kabupaten Malaka. Kendati demikian tugas ini adalah sangat berat tetapi kalau ada dukungan dari semua pihak semuanya akan berjalan tanpa hambatan yang berarti," harap Herman

Pada kesempatan yang sama Bupati Belu, Drs. Joachim Lopez mengatakan, pemerintah Kabupaten Belu sebagai kabupaten induk sangat mendukung penjabat Bupati Malaka untuk menjalankan tugas pemerintahan sesuai dengan amanat peraturan perundang undangan yang berlaku.

"Kami dari kabupaten induk tidak sedikitpun menghambat proses pembangunan yang akan dijalankan oleh penjabat bupati Malaka dan masyarakat sendiri. Kita ingin untuk roda pemerintahan di Malaka itu cepat berjalan. Saya sangat mengharapkan kepada PNS yang akan bekerja di Kabupaten Malaka untuk tetap royal  dan mendukung  penjabat Bupati Malaka untuk membangun Malaka kedepan. Sebab, PNS yang akan ke Malaka adalah prioritas anak-anak Malaka.Karena kabupaten Malaka kedepan ada di pundak mereka. Saya tidak punya kepentingan apa-apa lagi. Masa jabatan saya tahun 2014 sudah selesai, DPR, DPD pun tidak, mau calon lagi untuk jadi Bupati Malakapun tidak. Biar kita berikan kesempatan untuk anak-anak muda jadi bupati kedepan," tegas Lopez.

Selain itu, Bupati Lopez mengatakan pertemuan antara penjabat bupati Malaka dan pemkab Belu pada intinya memantapkan perencanaan doa syukur untuk Malaka pada tanggal 5 Mei 2013.

"Pertemuan kita pada hari ini, sesungguhnya untuk mencek kembali persiapan doa syukur di Betun. Persiapan sudah mencapai 90 persen. Acaranya akan berlangsung pada hari Minggu 5 Mei 2013, Misa syukur akan dipimpin langsung oleh Uskup Atambua, Mgr. DR Dominikus Saku,Pr.  Acara akan mulai pukul 09.00 wita sampai selesai. Tamu yang akan diundang adalah Menteri Dalam Negeri, DPR–RI, anggota DPD, Gubernur NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, kabupaten-kabupaten tetangga,"tandas Bupati Lopez.(Anis Ikun/Tibo)  

Kategori : Atambua, Tanggal Post : Tue, 18 Jun 2013 21:38:52 PM, Kontributor : Tim, Dibaca : 1489 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas