top
   
 
Bandara Aa Bere Talo Di Perbatasan Diresmikan

Atambua-SI. Bandara AA Bere Talo di Atambua, wilayah batas Negara RI-Timor Leste, diresmikan Bupati Belu Joachim Lopez, Sabtu petang. Peresmian bandara berkelas nasional itu, dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Saleh Husain dan masyarakat di wilayah perbatsan RI-RDTL.

Bupati Belu Joachim Lopez mengatakan, pembukaan bandara AA Bere Talo, diharap bisa menjadi pintu masuk dan pembuka isolasi transportasi di wilayah batas negara itu. Dengan begitu, lanjut Joachim, akan memberikan peluang bagi pelaksanaan pembangunan daerah dan masyarakat, untuk kesejahteraannya.

Menurut dia, bandara AA Bere Talo, akan juga menjadi salah satu alternatif bagi warga negara Timor Leste yang hendak memanfaatkan jasa penerbangan, karena lebih dekat. "Kita berharap bandara ini bisa jadi bandara yang lebih representatif," kata Joachim.

Dia menambahkan, pemberian nama bandara AA Bere Talo, untuk mengenang almarhum yang juga adalah Bupati Belu pertama. "Ini bentuk penghormatan bagi penjasa di daerah ini," katanya.

Kepala Bandara AA Bere Talo Mozes Yacobis mengatakan, peresmian bandara AA Bere Talo saat ini melalui perjuangan panjang bersama semua pihak.

Bandara ini sudah sejak zaman Jepang dengan panjang hanya 800x23 meter dan masih berlandaskan rumput. Kemudian direnovasi menjadi 900x23 meter dengan pengerasan. Pada 1974 bandara ini mulai didarati pesawat dari maskapai DAS dan MAF. "Perkembangan demi perkembangan dilakukan hingga saat ini, hingga panjang bandara sudah mencapai 120x80 meter," katanya.

Seiring dengan perkembangan landasan pacu tersebut, pembangunan terminal, apron serta pemasangan fasilitas lampu di sepanjang landasan pacu. "Kita sedang berupaya agar bandara ini bisa didarati pesawat berbadan lebar," katanya.

Anggota Komisi V DPR RI Saleh Husein berharap bandara ini bisa menjadi pintu gerbang di perbatasan. Dengan begitu, bisa membuka jalur ekonomi di wilayah batas negara ini. "Kita berharap ini bisa lebih membuka akses ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat di daerah ini" kata Saleh Husein.

Kategori : Atambua, Tanggal Post : Sun, 22 Sep 2013 11:30:20 AM, Kontributor : Tim, Dibaca : 1271 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas