top
   
 
Polairud Polda NTT Gagalkan Pelarian 14 Imigran Gelap

Polisi Air Polda Nusa Tenggara Timur berhasil membekuk 14 orang dari 55 imigran asal Afganistan dan Turki yang hendak kabur ke-Australia. Mereka dievakuasi menggunakan kapal Polisi Air pukul 12.00 Wita hari ini dan sesuai jadwal akan tiba diKupang sekitar pukul 19.00 wita.

Adapun 41 imigran lainnya, saat ini masih ditampung di sebuah masjid di Kabupaten Sabu Raijua. “Mereka menolak ikut diberangkatkan ke Kupang, karena tidak mau diserahkan ke Imigrasi Kupang,” ujar Direktur Polisi Air Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Komisaris Besar AR Lubis saat dihubungi.

Padahal, kata Lubis, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sabu Raijua sudah menghimbau kepada para imigran tersebut untuk dipindahkan ke Kupang. "Mereka tetap menolak," katanya.

14 dari 55 imigran asal  yang terdampar di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, melarikan diri dari tempat penampungan di wilayah hukum Kepolisian Sektor Sabu Barat, Selasa (16/2).Namun berhasil digagalkan Polisi Air Polda NTT.

Mereka melarikan diri menggunakan perahu di Pantai Wuihebo, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat sekitar pukul 04.00 Wita. "Mereka naik perahu menuju Pulau Rote untuk meneruskan perjalanan menuju Australia," kata seorang warga Sabu, Lazarus Gie.

Warga yang memergoki mereka hendak kabur segera melaporkannya ke polisi. Petugas lantas memburu mereka hingga beberapa mil dari pesisir pantai. Polisi air berhasil menangkap mereka, lalu membawanya kembali ke lokasi penampungan di Pulau Sabu.

Sejumlah 55 imigran yang terdampar di Pulau Sabu sejak 13 Januari lalu. Mereka terdampar setelah kapal yang ditumpangi menuju Australia dihantam gelombang tinggi di Laut Sawu. Selama ini, polisi dan petugas Imigrasi Kupang gagal membujuk mereka untuk dievakuasi dari pulau itu, karena mereka menolak dengan mencoba bunuh diri.

Sementara itu Penjabat Bupati Sabu Raijua Thobias Uly dikonfirmasi melalui selularnya mengatakan, pihaknya belum mengetahui tentang evakuasi 14 imigran tersebut. "Saya sedang berada di Kupang. Saya masih melakukan koordinasi dengan staf di Sabu," katanya.

Sumber: www.nttonlinenews.com

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Thu, 25 Feb 2010 10:11:44 AM, Kontributor : Admin, Dibaca : 1959 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas