top
   
 
MOTOGP DI NEGERI SAKURA TERHAMBAT RADIASI NUKLIR

London-SI. Ancaman radiasi nuklir menyusul gempa dan tsunami di Jepang masih membuat penyelenggara MotoGP waswas. FIM (Federasi Balap Motor Internasional) memang telah memutuskan MotoGP Jepang diundur dari 24 Maret ke 2 Oktober mendatang. Namun, belum ada jaminan enam bulan mendatang kondisinya sudah sepenuhnya aman untuk menggelar balapan di Negeri Sakura.

Pihak MotoGP masih akan menunggu keputusan dari pihak penyelenggara setempat. Tapi, Bos MotoGP Carmen Ezpeleta memberikan sebuah kepastian, jika nanti balapan di Sirkuit Motegi itu tidak jadi digelar, maka tidak akan ada balapan penggantinya. "Kami menunggu keputusan dari promotor lokal. Tapi dalam kasus itu jika mereka memutuskan untuk tidak menggelar balapan maka tidak akan ada balapan pengganti," kata Ezpeleta kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport.

Sebelum Oktober, ada satu gelaran balapan yang berlangsung di Jepang. MotoGP akan melakukan evaluasi dari penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Jepang yang berlangsung Juli. "Kejuaraan nasional balapan lokal dijadwalkan Juli, itu berarti venue seharusnya sudah dapat digunakan kembali. Pada saat itu kami harus yakin dengan apa yang akan dilakukan," sambungnya.

Selain soal infrastruktur yang rusak, persoalan radiasi nuklir yang melanda sejumlah wilayah di Jepang juga menyebabkan kekhawatiran besar. Pihak MotoGP sama sekali tak mau ambil risiko untuk hal itu. "Saya yakin kepada mereka (promotor Jepang) dan jika mereka bilang balapan bisa digelar maka 100 persen situasi sudah aman. Jika situasi belum aman, maka bisa saya pastikan hal yang mereka lakukan pertama adalah mengevaluasi situasi dengan tepat," papar Ezpeleta.

Kategori : Refleksi Iman, Tanggal Post : Fri, 29 Apr 2011 16:31:26 PM, Kontributor : Tim, Dibaca : 2616 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas