top
   
 
Bank NTT Jadikan Ekonomi Lebih Baik

Atambua-SI. Kehadiran Bank NTT bisa mengatasi kemiskinan dan jadikan ekonomi masyarakat di perbatasan jadi baik dan dapat menjadi model untuk kawasan perbatasan dalam meningkatkan perekonomian.

Demikian disampaikan Penjabat Bupati Belu Wilhelmus Foni saat meresmikan Kantor Bank NTT Cabang Pembantu Mota'ain, Desa Silawan, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL. Dikatakan, keberadaan perbankan di wilayah perbatasan sangat penting guna menopang perekonomian masyarakat. "Kawasan perbatasan ini sangat mendukung, dan uang harus berada di kawasan ini, karena Mota'ain jadi pintu masuk utama," ujar Foni. Perkembangan Bank NTT, jelas dia  cukup maju dengan pesat dimana melayani dengan sungguh-sungguh dengan hati. "Kepercayaan Bank NTT semakin luas dan selalu berada di hati rakyat. Mari kita dorong kehadiran Bank NTT  di perbatasan Mota'ain," himbau Foni. Sementara itu Direktur Utama Bank NTT Daniel Tagudedo mengatakan, Kantor cabang pembantu Mota'ain sudah cukup lama dipersipakn, namun hari ini baru diresmikan. Dengan diresmikan Kantor Capem Mota'ain, jumlah Kantor Bank NTT sekarang di seluruh NTT 177 kantor dgn diresmikannya mota'ain. "Perkembangan Bank NTT sudah cukup cepat, dari tahun 2008 terdapat 54 Kantor dan sekarang sudah 177 Kantor dan target tahun 2016 mencapai 400 Kantor," urai dia. Dikatakan, ekspansi besar-besar ini bagian dari upaya Bank NTT agar bisa menjangkau seluruh masyarakat yang berada di NTT, terutama di daerah-daerah terpencil dan yang sulit dijangkau.

"Bank NTT ini terus berkembang dengan kehadiran di batas. Sementara kita proses untuk tukar ke Bank devisa, sehingga kita bisa menerima tukar menukar valuta asing dan tahun depan kita bisa menerima valuta seperti Bank-Bank lainnya," ujar Tagudedo. Tambah dia, saat ini terdapat Rp 109 miliar yang Bank NTT telah salurkan melalui kredit untuk masyarakat kecil sebanyak 6600 lebih nasabah dan akan terus kita kembangkan di tahun-tahun mendatang. "Aset kita saat sebesar Rp 12 triliun, labanya mencapai hampir Rp 300 miliar. Kita target tahun ini mencapai 400 miliar," harap Tagudedo. Turut hadir dalam acara peresmian, Ketua bersama Anggota DPRD Belu, Pimpinan Forkompinda Belu, Pimpinan SKPD Belu, Camat Tastim, Kades Silawan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Instansi lintas sektor. (TIM)

Kategori : Atambua, Tanggal Post : Wed, 28 Oct 2015 13:25:23 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 1480 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas