top
   
 
Pembangunan Gedung Parkir Polda Menelan Biaya Hingga 80 M

Jakarta-SI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memanfaatkan kewajiban pengembang untuk meningkatkan pelayanan kepada warga Ibu Kota.

Kali ini, Pemerintah Provinsi DKI membangun Gedung Parkir Polda Metro Jaya yang ditaksir pembangunan akan menelan biaya hingga Rp 80 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Nandang Jumantara, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi hadir dalam acara peletakan batu pertama Gedung Parkir Polda Metro Jaya.

Ahok panggilan akrab Basuki menjelaskan biaya pembangunan bukan berasal dari dana APBD DKI 2016 melainkan dari dana kewajiban pengembang reklamasi.

Pemerintah Provinsi DKI mengenakan kontribusi kepada pengembang sebesar 15 persen dari nilai NJOP total nilai lahan yang bisa dijual (saleable area) dari tiap-tiap pulau.

"Gedung Parkir Polda dibangun (Pengembang) Agung Podomoro, bagian dari kewajiban reklamasi pulau," ujar Ahok di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Karena dana kewajiban pengembang tidak boleh masuk ke APBD DKI, kata Ahok, dana kewajiban itu dialihkan untuk meningkatkan pelayanan kepada warga Ibu Kota.

"Karena tidak boleh mengambil uang ini masuk ke APBD. Jadi kita ciptakan untuk pembangunan infrastruktur. Itu untuk kepentingan warga DKI," imbuh dia.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian memaparkan luas gedung parkir berkisar 30.526 meter persegi.

Ditargetkan pembangunan akan selesai dalam jangka waktu satu tahun.

"Menjadi simbol kepedulian Pemerintah Daerah kepada Polda Metro Jaya," katanya. (Landy Kresnanto)

Kategori : Keuangan, Tanggal Post : Wed, 02 Mar 2016 19:51:13 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 803 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas