top
   
 
Kejagung Tahan Dua Pejabat

Jakarta-SI. Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menjebloskan Sekda Pemkab Bengkalis, Burhanuddin dan Kepala Inspektorat, Muchlis ke dalam penjara.

Keduanya merupakan tersangka kasus penyertaan modal pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau, kepada PT Bumi Laksamana Jaya. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 265 miliar.

"Hari ini keduanya kita lakukan penahanan guna kepentingan penyidikan. Penahanan selama 20 hari di rutan Salemba cabang Kejagung," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Arminsyah di Kejaksaan Agung, Senin (2/5).

Dia menjelaskan, dua pejabat Bengkalis itu diduga menyetujui adanya anggaran senilai Rp 265 miliar yang tidak digunakan sebagaimana mestinya. Artinya, adanya penyelewengan anggaran. "Penggunaan dan yang dipakai untuk membangun tenanga listrik yang nyatanya sampai sekarang tidak ada (fiktif)," katanya.

Sekda Pemkab Bengkalis, Burhanuddin, tidak mengeluarkan sepatah katapun saat digeladang dari ruang pemeriksaan ke mobil tahanan Kejaksaan Agung. Hal serupa juga dilakukan tersangka Muchlis.

Sebelumnya, Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung menjebloskan mantan anggota Komisaris PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Ribut Susanto, ke balik jeruji besi setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kamis (28/4) malam.

Ribut Susanto merupakan tersangka kasus penyertaan modal pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau  kepada PT Bumi Laksamana Jaya. Dugaan kerugian negara sebesar Rp 265 miliar.

Kasus ini dengan dugaan konspirasi antara PT BLJ dengan DPRD, dalam penyertaan modal pemerintah (PMP) Pemda Bengkalis ke PT BLJ (BUMD) sebesar Rp 300 miliar.

PMP Bengkalis dikucurkan terkait permohonan PT BLJ, Desember 2011 kepada Pemkab Bengkalis, untuk pembangunan PLTU (Pusat Listrik Tenaga Uap) dan PLTS (Pembangunan Listrik Tenaga Surya). (TIM)

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Mon, 02 May 2016 22:55:21 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 1151 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas