top
   
 
Pdt. Yakobus Pulamau,S.Th: Anak Harus Hormati Orang Tua

Alor-SI. Ibadah bersama anak-anak PAR Klasis Alor Barat Laut (ABAL) berlangsung meriah dengan penuh kegembiraan nampak dari wajah anak-anak dan seluruh undangan yang dipimpin oleh Pdt. Wempi Rini,S.Th bertempat di Jemaat GMIT Sey’Eng, Desa Aimoli, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/6).
 
Sambutan awal yang disampaikan oleh Badan Pengurus PAR Klasis Abal, Sofi Dida,S.Pd mengatakan bahwa, anak-anak PAR adalah selain sebagai generasi penerus bangsa juga sebagai generasi penerus gereja, harus kita persiapkan secara matang dan tepat agar menjadi generasi yang mau berkreasi, berkarya membangun bangsa dan Negara terutama membangun gereja untuk kemuliaan Tuhan.
 
Dikatakan juga oleh Sofi bahwa dirinya sangat mencintai anak-anak oleh karena itu pada saat kegiatan ibadah bersama PAR Klasis Abal ini, anak-anak PAR akan mendeklarasikan semangat mereka untuk menolak semua bentuk tindak kekerasan terhadap anak baik secara fisik, psikis maupun seksual. Kegiatan ibadah bersama ini juga akan dilaksanakan lomba lego-lego anak-anak PAR sebagai wujud kecintaaan mereka terhadap budaya dan sebagai bentuk persahabatan dalam merajut kasih diantara mereka, ucap Sofi.
 
Lanjut dikatakan Sofi, kita harus wujudkan lingkungan dan Keluarga Ramah Anak, karena begitu banyak program dan kegiatan yang telah dibuat dan dilaksanakan di seluruh tingkat wilayah, namun pemenuhan hak dan perlindungan anak belum dapat dilakukan secara optimal, ini bisa terlihat dari masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak belum mewarnai proses pembangunan dibidang kesehatan anak, pendidikan anak, perlindungan anak, maraknya kekerasan kepada anak baik yang dilakukan oleh orang terdekat maupun orang dewasa lainnya, anak mendapat kekerasan di rumah, di jalan, di sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Ini semua mengganggu tumbuh kembang anak bahkan anak pada saat dewasa akan menjadi pelaku kekerasan, karena itu dirinya sangat menentang setiap aksi dan tindakan kekerasan terhadap anak-anak, tegas Sofi.
 
Kabag Humas Setda Alor, Fredrik Lahal,SH dalam sambutannya mewakili Bupati Alor mengatakan bahwa, pemerintah Kabupaten Alor lewat kepemimpinan Drs. Amon Djobo bersama Imran Duru,S.Pd, telah meletakan program Gema Mandiri dengan semangat Spirit Tancap Gas sangat serius untuk membangun kualitas sumber daya manusia Kabupaten Alor, dan sangat mendukung kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh Majelis Klasis Abal serta mengapresiasi Panitia penyelenggara. “Fredirik berharap anak-anak dapat mengikuti semua kegiatan ini dengan baik karena selain ibadah, juga ada lomba lego-lego, anak-anak harus kita ajarkan dan tanamkan untuk mengenal budaya-budaya daerah kita, agar mereka tidak bertumbuh lebih mencintai budaya luar yang bisa merusak masa depan, harapnya.
 
Ketua Majelis Klasis Alor Barat Laut  (ABAL) Pdt. Yakobus Pulamau,S.Th dalam menyampaikan suara gembalanya mengingatkan kepada anak-anak untuk menghormati orang tuanya sesuai dengan firman Tuhan yang tertulis dalam kitab Keluaran 20 ayat 12 (Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu), dan kepada orang tua agar mendidik anak-anak dengan Takut akan Tuhan bukan dengan kekerasan atau hal lain yang tidak mencirikan ke-Kristenan. (JB/TIM).

Kategori : Edukasi, Tanggal Post : Sun, 03 Jul 2016 22:57:02 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 1020 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas