top
   
 
KCFI Nobar di Balangan

Paringin-SI. Gempuran produk asing tak diragukan lagi tengah melanda bangsa ini, tak terkecuali di dunia per-film-an. Sejumlah pemuda pecinta film Indonesia di Jakarta kemudian membentuk sebuah Komunitas Cinta Film Indonesia (KCFI), dan Balangan daerah pertama yang dikunjungi.
 
Tak tanggung-tanggung, dalam kampanye cinta film Indonesia di Balangan, KCFI memboyong tiga aktor dan aktris senior yang sudah malang melintang di dunia perfilman Indonesia, di antaranya Piat Pagau, Ayu Sherly dan Ayu Kencono Larang.
 
Layar lebar terbentang di tengah terminal Paringin Kota, sinar dari proyektor menembus layar kain berwarna putih. Sebuah film era 80 an seakan membawa kembali kenangan penonton yang sudah hidup pada zaman film berjudul Bajing Ireng ini menghiasi layar bioskop-bioskop kala itu.
 
 
 
 
Di tengah-tengah masyarakat yang antusias menonton film yang dibintangi oleh Piet Pagau tersebut, nampak Bupati Balangan H Ansharuddin juga turut larut dalam nostalgia.
 
Ada dua film lama yang ditayangkan Minggu (17/7) malam kemarin, selain Bajing Ireng juga ada film dari grup lawak legendaris Indonesia Warkop DKI dengan judul Sabar Dulu Dong, Ayu Sherly yang berhadir di terminal Paringin juga turut ambil bagian dalam film ini.
 
Usai pemutaran film, Piat Pagau mengungkapkan sangat berkesan saat dia bisa ambil bagian dalam kampanye cinta film Indonesia di Balangan kali ini, karena kata dia semua pihak termasuk dirinya sendiri, bertanggung jawab untuk mencintai dan melestarikan produk dalam negeri, salah satunya film karya anak bangsa.
 
Saat masyarakat mulai mencintai film Indonesia kata dia, penghargaan pun muncul secara tidak langsung, dari sana kemudian diharapkan muncul sineas-sineas muda dari daerah yang tertarik membuat film, ekonomi kreatif pun akan menggeliat dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.
 
"Kalimantan adalah tanah kaya, kenapa sampai sekarang tidak ada produser dari sini yang berani membuat film. Jangan kalah dengan orang-orang di luar sana. Saya yakin anak-anak Kalimantan bisa bicara banyak di kancah perfilman nasional," tukas Piet Pagau yang merupakan putra asli Kalimantan Barat.
 
Itulah kata dia salah satu alasannya kenapa dia antusias ikut kampanye cinta film Indonesia ini di Balangan, untuk memicu semangat sineas-sineas muda supaya mengeluarkan bakatnya.
 
Sementara itu, Koordinator KCFI seluruh Indonesia, Rovina kepada Radar Banjarmasin mengungkapkan, KCFI sendiri baru sekitar empat bulan.
 
Awal mula kemunculan KCFI kata dia, dari kegelisahan para penikmat pecinta film Indonesia yang prihatin karena masyarakat Indonesia sebagian besar lebih cinta film asing dibandingkan produk dalam negeri. "Visi utama KCFI yaitu terbentuknya masyarakat penonton film Indonesia yang cerdas, serta mendorong terciptanya karya  film bermutu dan sineas muda berbakat," ujarnya. (TIM)

Kategori : Life Style, Tanggal Post : Mon, 25 Jul 2016 22:54:41 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 1744 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas