top
   
 
Mien Pattymangoe Hadjon : Ini Kejahatan Luar Biasa, Maka Penanganan Kasus ini Harus Juga secara Luar Biasa

Kupang-SI. Komitmen dan perjuangan Forum Komunikasi Perjuangan  dan Pemerhati hak-hak Perempuan (Forkom P2HP) Nusa Tenggara Timur, dalam menyuarakan keprihatinan terkait kasus dugaan persetubuhan dan penjualan anak dibawah umur yang melibatkan pelaku, Yopi Wakano, rupanya menuai reaksi dukungan dari berbagai pihak. 
 
Selain mendapat perhatian para aktivis  yang tergabung dalam jaringan organisasi pemerhati hak-hak perempuan maupun tindakan kekerasan, kasus yang terbilang sadis hingga menimpa korban, Mawar (nama samaran, red)  juga mendapat perhatian khusus dari kapolda maupun Wakapolda NTT. 
 
Terbukti  pada Senin, (5/9) kemarin, sejumlah aktivis perempuan yang tergabung dalam Forkom P2HP NTT yang diketuai, Dra. Mien Pattymangoe Hadjon, mendatangi Mapolda NTT guna melakukan audensi dengan Wakapolda terkait kasus kejahatan luar biasa ini.
 
Pertemuan yang menuai sambutan hangat Wakapolda NTT, Kombes Pol. Sumartono ini, secara tegas mendesak penyidik Polda NTT, untuk segera menangkap dan menahan pelaku Yopi Wakano, guna diproses sesuai hukum yang berlaku.  
 
Forkom P2HP NTT juga secara lantang menyatakan sikapnya untuk terus mengawali penanganan kasus ini sampai ke meja hijau sebagaimana janji Wakapolda untuk secepatnya melakukan penahanan tehadap  pelaku Yopi Wakano, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka.
 
“Kita minta segera mungkin pelakunya ditangkap dan ditahan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya didepan  hukum,” tegas Mien Pattymangoe Hadjon, kepada media ini usai pertemuan dengan Wakapolda NTT, Senin (5/9).
 
Menurut sosok kritis yang sangat vokal menyuarakan misi kemanusian terkait hak-hak perempuan maupun tindakan kekerasan ini, apa yang diperjuangkan oleh Forkom P2HP bersama sejumlah jaringan organisasi perempuan di NTT ini, adalah murni tulus tanpa adanya intervensi maupun paksaan dari siapapun.
 
“Tolong dicatat, Forkom P2HP tidak setengah–setengah dalam memperjuangkan keadilan dalam kasus yang terbilang sadis tanpa perikemanusiaan ini.  Kami sangat sesali, kenapa pelaku sudah tersangka tapi tidak ditahan tapi tetap bebas berkeliaran diluar tanpa ada beban. Ada apa ini?”Tanya Mien Pattymangoe serius.
 
Dirinya juga meyampaikan kepuasan hati bersama teman-teman para aktivis  terhadap sambutan yang baik dari bapak Wakapolda, yang begitu respon mendengar semua masukan dari Forkom P2HP.
 
“Terima kasih bapak Wakapolda, semoga pertemuan yang sudah dirilis kiranya membuahkan hasil yang bermuara pada rasa keadilan dengan segera ditangkap dan ditahannya tersangka Yopi wakano. Mengingat kasus ini masuk kategori kejahatan luar biasa maka penanganannya juga harus secara luar biasa ,”harap  Mien Pattymangoe.
 
Sebelumnya Kapolda NTT saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat SMS, menyatakan akan segera mengecek penangan kasus tersebut. Kapolda berjanji akan menaruh perhatian terhadap kasus persetubuhan maupun penjualan anak dibawah umur tersebut.
 
”Terima kasih atas informasinya, saya akan segera cek penangan kasus tersebut,” Tulis Kapolda via pesan singkat SMS kepada media ini belum lama ini. (DAS) 

Kategori : Kriminal, Tanggal Post : Wed, 07 Sep 2016 19:04:21 PM, Kontributor : TIM, Dibaca : 920 Kali.
Tinggalkan Komentar :
Komentar yang masuk untuk berita ini [ 0 ]
Isi komentar anda :
Nama :
e-Mail :
Website : http:// (Opsional)
Komentar anda :
Maksimal 200 karakter
Kode Security :
Reload Image
Ulangi kode diatas